Tb. Baedowi

Tb. Baedowi

Kegiatan sosialisasi dan IHT Peningkatan dan Pemenuhan SNP sekolah rujukan dibuka oleh ibu Kepala KCD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serangg di dampingi oleh Bapak Plt Kepala Sekolah dan Waka Kurikulum seta dihadiri Wakasek Kurikulum sepuluh sekolah imbas, dengan materi IHT SPMI, Pengembangan pembelajaran dan Penilaian HOTS, Pengembangan RPP yang teritegrasi kterampilan abad 21, STEM dan PISA.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bimbingan Konseling SMAN 1 Kramatwatu mengadakan Psikotes bagi PPDB Tahun 2018-2019, dalam Pembagian Jurusan IPS-IPA.

 

 

 

Ketersediaan sarana sanitasi sekolah yang memadai dan layak sangat erat terkait dengan kesejahteraan siswa dan mutu sekolah. Namun demikian, selain ketersediaan sarana, hal yang paling mendasar adalah pembiasaan dan budaya untuk menjaga dan memelihara kebersihan dan kesehatan diri siswa dan lingkungan sekolah,” demikian diutarakan Kepala Seksi Kelembagaan Subdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana Direktorat Pembinaan SMA, Dhany Hamiddan Khoir, di tengah-tengah diskusi Penyusunan dan Pembahasan Naskah Pedoman Pengembangan Budaya Sekolah Sehat (Sanitasi Sekolah) di Hotel Onih, Bogor. 

Wakasek sarana dan prasarana Eti Sumati, yang mewakili bapak Kepala SMA 1 Kramatwatu, Kab. Serang, mengatakan bahwa selama ini sekolah bergerak sendiri mencari model penguatan budaya yang dapat menjaga dan memilihara kesinambungan sekolah sehat. “Poin yang sebaiknya ada di panduan nanti adalah sistematika atau contoh-contoh praktis bagaimana melakukan pembiasaan dan penguatan budaya sekolah sehat,” tambah beliau.